Tips Mendidik Anak Agar Mengerti Cara Menghemat Uang Tanpa Paksaan
Hallo sahabat Fakta
Terbalik...
Kali ini saya akan berbagi
sedikit pengalaman buat sahabat semuanya tentang "Tips Mendidik Anak Agar
Mengerti Cara Menghemat Uang Tanpa Paksaan" yang telah diterapkan oleh kakak saya pada anak-anaknya, dan tips ini tentunya telah berhasil mendidik semua keponakan saya (anak-anak kakak saya) mau berhemat dan tidak sembarang untuk mengeluarkan uang atau meminta dibelikan sesuatu jika tidak benar-benar mereka butuhkan.
![]() |
| Tips Mendidik Anak Agar Mengerti Cara Menghemat Uang Tanpa Paksaan |
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tunjukkan apa yang bisa Anda
peroleh kalau Anda sendiri berhemat. Misalnya, Anda melewati McDonalds bersama
anak Anda. Lalu secara verbal Anda katakan, “Ah, hari ini kita makan masakan
Mama di rumah saja ya, nanti uangnya ditabung untuk beli sepeda kamu.”
Selalu katakan hal serupa
setiap kali Anda melihat sesuatu yang “menggoda” untuk dibeli (Percaya atau
tidak, keberadaan anak bisa benar-benar mengubah sifat Anda, jadi mungkin saja
sifat boros Anda bisa hilang karena tiap kali Anda ingin terlihat seperti orang
yang hemat di depan anak Anda).
Saat Anda benar-benar
membelikan dia sepeda, ingatkan ia kembali ke saat-saat Anda tidak jadi menghabiskan
uang untuk hal lain demi membeli sepeda. Anak akan mengingat itu.
Selanjutnya, giliran anak
yang dibiasakan. Belikan celengan (yang tidak bisa dibuka. Bukan yang bergembok
atau ada lubang rahasianya. Beli saja celengan kaleng murah atau celengan kodok
plastik. Celengan murah dan tidak berbentuk terlalu lucu membuat Anda dan anak
merasa tidak rugi untuk memecahkannya karena bisa beli baru).
Di titik ini, Anda juga
harus konsisten. Anda harus mengingatkan anak setiap kali dia pulang sekolah
dan uang jajannya sisa. Saya belum pernah membayangkan hal yang bisa menjadi ide
bagus ini: beli celengan yang tembus pandang, atau buat dengan toples bekas...
![]() |
| Tips Mendidik Anak Agar Mengerti Cara Menghemat Uang Tanpa Paksaan |
Kenapa?
Karena menurut kakak saya, dengan melihat uangnya di dalam, anak bisa termotivasi, Ia
bisa menarik simpulan bahwa semakin banyak uang yang disisihkan, semakin cepat
celengan terisi. Kalau sudah penuh, biarkan anak putuskan apa yang mau dibeli.
Tips
lain mengenai celengan:
Belilah beberapa celengan
murah. Labeli tiap celengan sehingga masing-masing hanya diisi dengan nominal
tertentu. Misalnya celengan A hanya untuk uang 500, celengan B untuk 1000, dst.
Ini membuat anak rajin menabung juga karena ia akan tertarik mengisi
masing-masingnya. Itu yang terjadi pada kakak saya.
Saat ini, kakak saya sendiri
(seorang berusia 30 tahun) punya 2 celengan. Satu celengan diisi uang
receh-receh yang kakak saya punya kalau pulang kerja. Satu celengan lagi khusus diisi
uang logam 1000. Lucunya, celengan uang receh lebih lama terisi, karena kakak saya
tidak benar-benar fokus menyisihkan uang receh.
Namun, celengan 1000-an
cepat penuh karena setiap kali kakak saya mendapat kembalian koin 1000, kakak saya teringat
si celengan khusus dan akan menyimpan koin tersebut dan tidak akan
menggunakannya. Bahkan, kalau bisa, kembalian jajan di warung diusahakan koin
1000. Alhasil, celengan 1000-an cepat terisi.
Kesimpulan: Ajarilah diri
Anda sendiri untuk menghemat uang, kedua, tidak perlu repot-repot mengajari
mereka menghemat uang, mereka pun akan mencontoh Anda.


0 Response to "Tips Mendidik Anak Agar Mengerti Cara Menghemat Uang Tanpa Paksaan"
Post a Comment